Sport

WBC Tegaskan Komitmen Dorong Kesetaraan Perempuan di Dunia Tinju

Jakarta (KABARIN) - World Boxing Council (WBC) menegaskan komitmen terhadap kesetaraan terhadap perempuan dalam olahraga tinju pada momentum Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret.

"Yang kami upayakan adalah mencapai kesetaraan bagi perempuan di ring, untuk memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama, menerima bayaran yang adil, dan suara mereka didengar," kata Direktur WBC Cares Christiane Manzur dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan bahwa sepanjang Maret (bukan peringatan Hari Perempuan Internasional), WBC Cares mendedikasikan upaya untuk memberdayakan perempuan.

WBC mempromosikan tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan upah dan kondisi ekonomi, kehadiran yang lebih besar dalam peringkat dan peluang olahraga, peningkatan visibilitas media, serta dukungan untuk inklusi pertarungan perempuan.

Inisiatif acara seperti "Perempuan dalam Tinju" dan "Dari Jalanan ke Ring" meletakkan dasar untuk tugas yang melampaui ring. Lebih lanjut, Jill Diamond, Ketua WBC Cares dan Sekretaris Internasional, akan menjadi pembicara di PBB selama Bulan Pemberdayaan Perempuan pada Rabu (11/3).

Diamond mengatakan bahwa WBC telah menjadi panutan dan pendukung bagi atlet perempuan sejak 2004, ketika Jackie Nava, "Putri Aztec", memenangkan gelar Juara Dunia pertama WBC.

"Kami selalu percaya bahwa bakat, bukan jenis kelamin, yang menciptakan seorang juara," katanya.
.
Dia mengatakan bahwa perempuan bertarung dengan cara yang sama. Mereka berdarah dengan cara yang sama. Dan mereka berhak mendapatkan hal yang sama.

Ke depan, dia melanjutkan, pihaknya akan terus mendorong, melibatkan, dan mendidik perempuan dan pendukung mereka untuk bertindak dengan bermartabat, menyuarakan keadilan, dan bersatu dalam satu perjuangan sejati yaitu kesetaraan untuk semua.

Misi itu mendukung semua orang, mulai dari petinju berpengalaman hingga setiap perempuan muda yang cukup berani untuk melangkah ke ring.

Sebagai bagian dari upaya itu, WBC mengadakan lima Konvensi Tinju Wanita antara 2014 dan 2018, yang didedikasikan untuk memajukan tinju perempuan secara global.

Konvensi pertama diadakan di Cancun, Meksiko pada 2018. Pada 2014 dan yang terbaru di Filipina pada 2018, konvensi itu mempertemukan para atlet, pejabat, dan pemimpin industri.

Setelah konvensi dihentikan karena pandemi, WBC kembali menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Wanita di Las Vegas pada Maret 2025 yang mempertemukan lebih dari 200 profesional tinju, termasuk dokter, wasit, juri, petinju, dan promotor.

Diamond mengatakan bahwa WBC Cares juga berupaya menyoroti dampak lintas generasi dari tinju perempuan, menampilkan warisan para pionir seperti Ali, Amanda Serrano, dan Claressa Shields.

Selain itu, kesuksesan para juara saat ini seperti Gabriela Fundora, Mikaela Mayer, dan Katie Taylor, serta inspirasi yang mereka berikan kepada para perempuan muda yang mewakili masa depan olahraga tinju.

Dia menambahkan bahwa melalui berbagai aksi itu, WBC terus memajukan visi kesetaraan, pengembangan, dan pengakuan bagi perempuan yang merupakan bagian fundamental dari masa kini dan masa depan tinju global.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: